Jumat, 27 April 2012

Muslimah Harus Tangguh


Muslimah Harus Tangguh
Muslimah sangat identik lemah lembut, sedangkan kata “lemah” lebih identik dengan “tidak mampu” atau “tidak kuat” dalam menghadapi sesuatu. Benarkah itu? Kadangkala pemahaman kita tidak menyeluruh tentang sesuatu hal, seperti halnya karakter lemah lembut yang menempel pada diri muslimah seringkali diartikan salah kaprah.
Membatasi muslimah tidak boleh ini dan itu, kemudian menjadi satu karakter kalau muslimah itu mudah menyerah, tidak punya pendirian dan tidak tahan banting. Akhirnya muslimah hanya menjadi sosok yang lemah, lemah yang dimaksud adalah lemah mental, yaitu tidak memiliki kemampuan untuk membentuk dirinya dan hanya menjadi pelengkap saja.
Fisik seorang muslimah harus kuat, tapi bukan berarti kuat berotot dan siap tanding. Kuatna muslimah berarti selalu tampil fresh dan tidak mudah sakit. Jangan lupa !!! fisik yang sehat dan kuat adalah bekal untuk masa mendatang.
Kuatnya muslimah juga berarti kuatnya kemampuan diri, artinya ketika seorang muslimah mempunyai suatu keinginan, muslimah yang kuat akan membuktikannya dengan tetap pada keinginannya dan berusaha keras untuk mewujudkannya. Kuatnya muslimah juga berarti sukar dikalahkan, sukar dikalahkan berarti tidak mudah menyerah dalam memegang keyakinannya, walaupun terbentur pada suatu kondisi. Kemauan yang kuat menjadikan masalah yang dihadapinya bukan sebagai hambatan yang akan menggoyahkannya. Akan tetapi akan dijadikannya sebagai suatu tantangan yang justru akan lebih menguatkannya dalam memegang keyakinannya.
Seorang muslimah juga harus ulet, yang berarti tahan banting, tidak mudah putus asa, tabah, dan tahan menderita. Artinya dalam kondisi apa pun seorang muslimah akan menjadikan hal tersebut sebagai ajang evaluasi diri untuk tetap bisa bersabar dan tabah, dan senantiasa optimis bahwa kesulitan yang dihadapi akan dapat terlewati dengan baik atas izin Alloh.
Muslimah kukuh memiliki pendirian yang kuat. Ia tidak mudah digoncang dan memiliki prinsip yang kuat. Visi dan misi hidupnya jelas, tidak asal-asalan. Jiwanya tidak labil karena ia punya dasar yang kuat, dasarnya itu adalah aqidah yang benar. Muslimah kukuh juga berarti termilikinya keteguhan hati, tetap pada prinsip hidupnya meski banyak prinsip lain yang mengepung dirinya. Contohnya, meskipun dihina jilbab itu kuno, kampungan, tidak mengikuti trend, muslimah yang tangguh tetap maju, tidak gentar dalam membela yang benar.
sumber gambar : rafiqjauhary.wordpress.com

Bookmark and Share
Artikel yang berhubungan :

0 komentar:

Posting Komentar