GET SOCIAL WITH US


PENGUNJUNG

BERITA

BERITA

"Hari ini saya ingin mengatakan kepada antum semua, hari ini berlaku ayat Allah Subhanahu wa Ta'ala :
'Tatajafa junubuhum 'anil madhoji' - Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur.
Tidak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, insya Allah,
sebagai momentum kebangkitan kita semuanya," (Presiden PKS - Anis Matta)



BERITA TERBARU :

BERITA KOBAR
Berita Kobar lainnya ... »


BERITA NASIONAL
Berita Nasional lainnya ... »


DUNIA ISLAM
Dunia Islam lainnya ... »

PROFIL KOBAR

PROFIL KOBAR

"Hari ini saya ingin mengatakan kepada antum semua, hari ini berlaku ayat Allah Subhanahu wa Ta'ala :
'Tatajafa junubuhum 'anil madhoji' - Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur.
Tidak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, insya Allah,
sebagai momentum kebangkitan kita semuanya," (Presiden PKS - Anis Matta)




Sejarah Singkat Kab.Kotawaringin Barat

Menyusuri jejak-jejak sejarah Kerajaan Kotawaringin, terlebih dahulu harus mengetahui Kerajaan Banjar. Karena keturunan Raja Banjarlah yang mula pertama membangun Kerajaan Kotawaringin. Dengan kata lain bahwa Daerah Kerajaan Kotawaringin adalah di bawah kekuasaan Banjar pada mulanya. Sultan Musta’inubillah Raja Kerajaan Banjar berputera empat orang dan seorang putri masing-masing bernama:
  • 1. Pangeran Adipati Tuha, Dialah yang menjadi Raja di Kerajaan Banjar bergelar Sultan Inayatullah.
  • 2. Pangeran Adipati Anom
  • 3. Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional)
  • 4. Pangeran Adipati Antakusuma
  • 5. Putri Ratu Ayu
Karena masing-masing putra mahkota berminat untuk menjadi sultan memegang tampuk pimpinan kerajaan, membuat sang ayah harus berpikir bijaksana. Putra mahkota yang berminat untuk menjadi sultan, sedangkan dia bukan seorang putra tertua, maka diputuskan agar mencari wilayah baru untuk mendirikan kerajaan sendiri.Pangeran Adipati Antakusuma yang memiliki keberanian dan semangat yang tinggi untuk menjadi seorang pimpinan, telah bertekad untuk pergi meninggalkan Kerajaan Banjar dengan tujuan ke arah barat untuk mencari tempat dimana akan didirikan kerajaan baru.Dengan restu Ramanda dan Ibunda serta pejabat-pejabat Kerajaan Banjar, Pangeran Adipati Antakusuma beserta sejumlah pengawal dan beberapa perangkat peralatan kerajaan dengan perahu layar bertolak menuju arah barat.
Baca Selanjutnya ...
INFO KOBAR
Berita Kobar lainnya ... »


NOMOR TELPHON PENTING
  1. Kantor Bupati : 21010
  2. DPRD Kobar : 21130
  3. Kodim : 1014 21011 - 21145
  4. Polres Kobar : 21110 - 21012
  5. Kejaksaan Negeri : 21013
  6. Lanud Iskandar : 21340 - 21342
  7. RSUD Sultan Imanuddin : 21238
  8. DAMKAR : 22008
  9. PDAM : 21260
  10. Bandara Iskandar : 21666 - 21331
  11. Kantor Pos : 21035
  12. PLN : 21029

KIPRAH KAMI

KIPRAH KAMI

"Hari ini saya ingin mengatakan kepada antum semua, hari ini berlaku ayat Allah Subhanahu wa Ta'ala :
'Tatajafa junubuhum 'anil madhoji' - Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur.
Tidak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, insya Allah,
sebagai momentum kebangkitan kita semuanya," (Presiden PKS - Anis Matta)


BIDANG KADERISASI
Bidang Kaderisasi lainnya ... »


BIDANG PEREMPUAN
Bidang Kaderisasi lainnya ... »
BIDANG KEPANDUAN
Bidang Kepanduan lainnya ... »


KIPRAH DPC
Kiprah DPC lainnya ... »

TENTANG KAMI

TENTANG KAMI

"Hari ini saya ingin mengatakan kepada antum semua, hari ini berlaku ayat Allah Subhanahu wa Ta'ala :
'Tatajafa junubuhum 'anil madhoji' - Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur.
Tidak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, insya Allah,
sebagai momentum kebangkitan kita semuanya," (Presiden PKS - Anis Matta)




BUKU TAMU
HUBUNGI KAMI


GALLERY

GALLERY

"Ikhwah sekalian, misi utama kita dalam periode permulaan kebangkitan ini adalah mengubah cobaan dan musibah ini menjadi rahmat dan karunia. Dan insya Allah kita pasti bisa memulainya, kita pasti bisa melakukannya. Karena pada permulaan kita mendirikan partai ini, kita juga tahu bahwa jumlah kita sedikit, tenaga kita sedikit, orang-orang kita sedikit. Tetapi melalui kerja keras, Alhamdulillah, Allah SWT memberikan kesempatan pada partai ini untuk tumbuh dan terus-menerus berkembang." (Presiden PKS - Anis Matta)



GALLERY VIDEO - PRESIDEN PKS ANIS MATTA
versi lengkap



GALLERY VIDEO - PKS DALAM MEDIA
versi lengkap



GALLERY PHOTO - PKS NASIONAL
versi lengkap



GALLERY PHOTO - AKTIVITAS PKS KOBAR
versi lengkap


Minggu, 18 September 2016

Cetak Pemimpin Baru, PKS Kalteng Gelar Seminar Kepemimpinan Nasional




Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kalimantan Tengah bertekad untuk mencetak calon pemimpin Indonesia di masa depan. Untuk mewujudkan hal itu, partai dakwah ini menggelar Seminar Nasional hari ini Minggu (18/09/2016)


Dalam sambutannya Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, ST, meminta kepada seluruh kader PKS untuk senantiasa terdepan dalam memimpin. “ Siap diamanahi lebih baik daripada diamanahi tetapi belum siap “ , kata pria yang juga CEO SAS Management ini. 


Seminar yang bertempat di Hotel Swiss Bell Palangkaraya, dihadiri oleh ketua DPD PKS Kabupaten Kotwaringin Barat, Muhammad Ichsan dan Ketua DPD  kabupaten se-Kalimantan Tengah, merupakan agenda PKS sebagai bentuk edukasi politik bagi kadernya, tujuannya membekali kemampuan kader dalam berinteraksi sosial di masyarakat dan memberikan pendidikan politik, nantinya akan melahirkan generasi pemimpin yang handal. Hal ini sesuai dengan tagline PKS saat ini yaitu “Berkhidmat untuk Rakyat”. 

Hadir pula Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, bersama dengan Ketua DPW PKS Kalteng melaunching buku berjudul “ Membangun Energi dan Karakter Positif”, karya Heru Hidayat, ST.
 
 Sebagai narasumber 4  anggota MPR RI dari fraksi PKS yaitu :

1. Ir. H. Tifatul Sembiring (Ketua FPKS MPR)
              2. Tb. Soenmandjaja (Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR)
              3. Habib Aboe Bakar Al Habsyi, SE. (Anggota MPR)
              4. Hadi Mulyadi, S.Si., M.Si. (Anggota MPR). 



Senin, 29 Agustus 2016

Galeri Berkhidmat untuk Indonesia Berdaulat PKS Kotawaringin Barat

Pangkalan Bun, 29 Agustus 2016

PKS Kobar








Suasana Kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71 di Markaz Dakwah DPD PKS Kobar dan Ziarah Kemakam pahlawan Indra Pura Pangkalan Bun
foto by Humas PKS Kobar

Lima Syarat Ini Harus Dimiliki Kader Jika Ingin Jadi Pemimpin Nasional

29 Aug 2016 | 11:47 WIB PKS KOBAR

thumbnail

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat menjadi keynote speaker Seminar Nasional Fraksi MPR RI di Depok, Senin (29/8)
Depok (29/8) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mendorong agar kader-kader partainya menjadi pemimpin yang unggul dan berkualitas. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada lima syarat yang harus terpenuhi.

Hal itu dikatakan Sohibul Iman dalam pidatonya di Seminar Nasional Kerjasama FPKS MPR RI dengan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Senin (29/8/2016).

"Kita perlu adanya moralitas pada calon pemimpin. Yang kedua, intelektualitas. Yang ketiga personalitas atau kepribadian. Keempat sisi humanis; dan terakhir ketegasan.Pemimpin harus unggul dan berbeda dibanding mereka yang dipimpinnya," kata Sohibul Iman.

Sohibul Iman menjelaskan, pemimpin yang mengalami transendensi akan terangkat derajatnya di atas umumnya manusia. Seorang pendakwah harus bisa melihat ketinggian ibarat sebuah benteng.

"Jangan sampai kita disibukkan dengan perkara yang jauh-jauh dari keimanan, sebagai orang yang beriman harus mengarah ke akhlak yang mulia. Untuk itu moralitas sangat penting, kita harus punya moralitas lebih baik. Naiknya derajat kita bukan diberi begitu saja oleh Allah tapi harus ada proses pendakian," ujarnya.

Di tangan pemimpin yang punya moralitas baik, lanjut mantan wakil ketua DPR RI ini, aset negara akan aman dan dijaga dengan baik.

"Aset negara tidak mungkin dikorupsi oleh pemimpin bermoralitas baik, dia akan menjaganya dengan baik. Aset negara pasti akan aman dan tidak dijual murah begitu saja," cetusnya.

Sohibul juga menekanakan, diperlukan intelektualitas  untuk melengkapi moralitas. Sebab menurutnya, moralitas saja tidak cukup jika ingin bergerak mencapai tujuan kepemimpinan.

"Bagaimana cara mencapainya? Maka dibutuhkan adanya intelektualitas. Moralitas saja tidak cukup jika intelektualitas tidak jalan. Lembaga, organisasi atau negara yang dipimpinnya tidak akan maju. Menjadi pemimpin nasional harus punya kepribadian yang unggul," ucap Sohibul.

Lebih lanjut mantan rektor Universitas Paramadina ini mengatakan, selain moralitas dan intelektual, sosok pemimpin juga harus menjadi orang yang sangat humanis.

"Ketika sudah menjadi pemimpin jangan menciptakan jarak, jangan sampai hilang sisi humanisnya. Pemimpin harus menyatu dengan yang dipimpinnya, dengan rakyatnya," ujarnya.

Namun humanis tanpa ketegasan, maka seorang pemimpin akan menjadi orang yang sangat permisif.

"Humanis saja tanpa ketegasan akan menjadi permisif. Ketegasan itu sangat penting dan dibutuhkan. Tapi ketegasan saja tanpa humanisme akan menjadi sosok yang 'killer'," pungkas Sohibul. (msm)

Senin, 02 Mei 2016

DPD PKS Kobar Gelar Rakerda

foto bareng ketua DPW PKS Kalteng Heru Hidayat. ST (lima dari kanan) ,Ketua MPD PKS Kobar Sodiq Hermawan.S.Pd.I ( empat dari kanan) berserta struktur DPD PKS Kobar saat Rapat Kerja Daerah Tahun 2016 (1/5)(foto : humas DPD PKS kobar)


Pangkalan Bun – Setelah melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kotawaringin Barat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk memebuat rencana kerja setahun mendatang. Rakerda yang digelar sederhana ini bertempat di Aula Sekertariatan DPD PKS Kobar pada minggu (1/5).

Rakerda yang berlangsung selama satu hari ini langsung dibuka oleh Ketua DPW Kalimantan Tengah Heru Hidayat,ST. Dalam kesempatan ini heru hidayat mengingatkan bahwa harapannya Rakerda menghasilkan poin perubahan dalam segi penataan, perbaikan dan pengembangan ditubuh struktur DPD Kobar sehingga kedepannya kerja-kerja seluruh kader bisa lebih tertata, lebih baik dan tentunya akan lebih berkembang baik.

Heru juga mengingatkan bahwa unsur pimpinan DPD PKS Kobar serta jajaran dibawahnya jangan anti pada kritikan,  baik dari luar maupun dari dalam kader sendiri dan tidak sungkan-sungkan untuk mengucapkan terimakasih pada siapa saja yang mengkritik, karena itu adalah nilai tambah dari setiap kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“era saat ini untuk menjual sebuah produk adalah bagaimana produk itu bisa dinikmati panca indra kita terlebih dahulu, bagaimana kita liat misalnya produk makanan, bisa dibuat semenarik mungkin sehingga semua panca indra kita merespon, dari mata sampai lidah kita tergiur untuk membeli makanan itu, maka begitu juga Partai Keadilan sejahtera ( PKS ) untuk orang mau mengikuti dan memilih PKS Mendatang diharapkan kita memiliki tampilan menarik dan mampu menyakinkan masyarakat bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang pantas dipilih dan memiliki nilai di Masyarakat” tambah Mantan Anggota Dewan Propinsi Kalteng ini dalam sambutannya.

Rakerda DPD PKS Kobar Kali ini menghasilkan beberapa poin diantaranya perbaikan dalam segi penataan koordinasi antar bidang perbidang dalam perencanaan kegiatan, kemudian pengembangan kegiatan hingga ke DPC-DPC se-Kobar, dan penataan kembali kesekertariatan sehingga kedepan DPD PKS Kobar lebih memiliki nilai dalam rumah khidmat untuk rakyat. (PKS KOBAR)



Bunda Difabel yang Mengundang Haru Biru

Posting dari PKS.id  02 May 2016 | 16:27 WIB

Galuh Sukmara Soejanto, S.Psi saat mengisi Diklat Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahad (1/5). Foto: Tyarin
Ada pemandangan spesial dan berbeda dalam pertemuan pendidikan dan latihan (diklat) yang diadakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahad (1/5) kemarin. 
Adalah seorang Galuh Sukmara Soejanto, S.Psi yang membuat decak kagum ketika menyampaikan materi “Best Practice Membangun Jaringan” motivasi kepada para ibu di aula Gedung DPP PKS  Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan. Pasalnya, Bunda Galuh, demikian ia disapa, adalah seorang pengidap different ability (difabel) atau pengidap keterbatasan aktivitas fungsi tubuh atau strukturnya. Dalam hal ini ia adalah seorang tunarungu.
Di tengah keterbatasan yang dianugerahkan Allah kepadanya, tak menyurutkan dirinya untuk terus berprestasi.  Pernah membuat prototype aplikasi Az-Zahra sebagai aplikasi pembelajaran Al-Qur’an, Hadis, Kisah-kisah nabi dan sahabat, Dhikir, Adhan dalam bahasa isyarat pertama di dunia dipresentasikan di Global Deaf Muslim Conference di Qatar pada tahun 2013. Selain itu juga menjadi penerima beasiswa dalam program Asia Pacific Leadership Training Program for People with Disabilities oleh Perusahaan Duskin di Jepang dan masih banyak lagi.
“Dengan melatih tim atau orang lain sebenarnya dia sedang melatih dirinya sendiri. Kesadaran bahwa dia harus terus belajar memampukan dirinya, sebelum memampukan orang lain.  Kesadaran bahwa dia harus mendidik dirinya sebelum mendidik orang lain,” katanya dengan bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah yang duduk menghadap panggung.
Para peserta tertegun, sekali waktu mengangguk-angguk. Seusai memberikan materi, para peserta diminta bertanya kepada The Founder and Principal of First Sign Bilingual Homeschooling itu. Tak lama, seorang perempuan memegang mike dengan tangan bergetar menyampaikan kekagumannya pada Master of Sign Linguistics dari La Trobe University, Melbourne itu. Namanya Erniwati (45).
Suara muslimah dari DPD PKS Jakarta Selatan itu agak tersendat-sendat, samar-samar terdengar. “Saya berterima kasih bisa hadir di sini (kantor DPP PKS),  karena bisa bertemu dengan Bunda (Galuh)  yang menurut saya luar biasa. Membuat saya,” kalimatnya tertahan, “membuat  saya ingat dengan anak saya yang di rumah yang memiliki kesamaan-kesamaan, tunarungu,” ucapnya. Air matanya tak mampu lagi dibendung. Tumpah.
Bunda Galuh pun beranjak dari panggung. Lalu mendekat ke Erniwati. Dipeluk dan didekat hangat. Ruangan menjadi mengharu biru.
Mengikuti diklat BPPK yang menghadirkan Bunda Galuh memberikan arti bagi seorang Erniwati. Ia menjadi lebih optimis menghadapi kehidupan ini.
“Saya lebih optimis. Memiliki anak tunarungu bisa juga menjadi orang yang berprestasi, memberikan kontribusi untuk bangsa negara, bila dia diberi kesempatan. Karena setiap orang Allah kasih potensi-potensi, bila potensi tersebut  diberi kesempatan berkembang, disupport dia tentu bisa berprestasi dan berkontribusi,” ucap ibu dari anak difabel berusia 7,5 tahun itu.
Kekaguman serupa disampaikan oleh salah seorang peserta, Ellina Supendy. “Masya Allah, malunya saya berjumpa dengan seorang Galuh Sukmara. Seorang muslimah yang menderita disabilitas tuna rungu dengan segudang prestasi dan ilmu yang bermanfaat untuk orang banyak. Sementara di usia saya saat ini. Apa yang sudah saya lakukan untuk masyarakat?” ungkap peraih Ummi Award 2008 itu.

Minggu, 24 April 2016

6 DPC PKS Kobar Dilantik


 PKS-Kobar- Pangkalan Bun– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotawaringin Barat,Ahad (24/4) Pagi melantik 6 Dewan Pengurus Cabang (DPC), bertempat di Aula Kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kotawaringin Barat.
Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatangan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC se- Kotawaringin Barat Periode 2016 – 2021 yang dipimpin oleh ketua DPD PKS Kobar Muhammad Ichsan. Ichsan Berharap agar Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang  baru ini nantinya bisa membentuk Dewan pengurus Ranting (DPRa) disetiap desa atau kelurahan di kecamatan masing-masing.
“Dengan dilantiknya seluruh pengurus DPC se Kobar ini, merespon apa yang diamanatkan Rakolwil DPW PKS Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu yang menargetkan seluruh Dewan pengurus Daerah (DPD) di Provinsi ini bisa membentuk 100% DPC dan juga harapannya disetiap DPC mampu membentuk Dewan Pengurus Ranting (DPRa) disetiap Kelurahan dan Desa serta bisa menjalankan fungsi dalam berkhidmat untuk rakyat kobar“, ungkap M.Ichsan dalam disela acara pelantikan  (24/4).
Dalam kesempatan itu Muhammad Ichsan juga menyinggung tentang bagaimana kendala yang terjadi Di DPRD Kotawaringin Barat dimana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hanya diwakili  1 kursi di DPRD,sehingga setiap usulan akan sulit diperjuangkan karena sistem yang memang diambil dari suara terbanyak.
“Harapannya dengan dilantiknya Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di 6 Kecamatan yang ada di Kotawaringin Barat ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kobar mampu meraih kemenangan dan memiliki anggota Dewan dari setiap perwakilannya di Kecamatan,” terang M.Ichsan.



Memeriahkan Milad ke-18, Perempuan PKS gelar seminar Parenting

PKS Kobar-Pangkalan Bun- Bidang Perempuan dan ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kotawaringin Barat mengelar seminar keluarga dalam rangka Milad PKS ke 18. Seminar yang diikuti puluhan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kotawaringin Barat ini berlangsung pada sabtu (23/4) sore di Aula DPD PKS Kobar.

Ketua Bidang PKK DPD PKS Kobar Sri Wahyuni,S.Pd.Aud menyebutkan, bahwa seminar tersebut bertujuan untuk memperkokoh basis keluarga guna membentuk individu khususnya anak agar kelak bisa berkontribusi kebaikan dimasyarakat sesuai dengan zamannya.

"Seminar Keluarga kali ini kami Bidang PKK PKS Kobar mengusung tema mendidik anak dalam era digital, diharapkan kepada seluruh kader PKS kobar sedikit banyak tahu bagaimana cara mendidik anak di era sekarang yang semuanya serba internet,"kata Sri Wahyuni

Seminar yang mendatangkan pakar Psikologi Keluarga Ibu Ery ini diharapkan juga mampu menambah pengetahuan pada orang tua dalam cara berkomunikasi dengan anak - anaknya diera digital saat ini agar merka tumbuh sesuai zamannya dan akan memperkuat dakwah ini.

"anak-anak kita tidak dibesarkan pada zaman kita, maka orangtua ,khususnya para ayah perlu membanggun komunikasi bersama anak yang lebih baik," kata ketua DPD PKS Kobar M.Ichsan (23/4)

Pada kesempatan ini juga BPKK DPD PKS Kobar melouncing Pusat Khidmat Rumah Keluaga Indonesia (RKI) Kabupaten Kotwaringin Barat dengan memberikan Jadwal Konseling keluarga pada setiap hari Kamis pukul 15:30 sampai dengan 17: 00 WIB di Markaz DPD PKS Kobar di Jalan H.Moestalim RT 16 Kel.Madurejo Pangkalan Bun.

"Acara ini sekaligus merupakan laouncing Pusat Khidmat keluarga PKS Kobar silahkan para keluarga kader maupun masyarakat umum untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk sekedar sering atau konsultasi, ini untuk kebaikan,"imbuh Sri Wahyuni.

Keluarga merupakan kekuatan utama dalam masyarakat untuk membanggun negara yang kuat. WS PKS KOBAR

Posting Lama